Langsung ke konten utama

Sebuah Kepastian

Sesungguhnya kalian berada dalam perjalanan malam dan siang. Dalam umur yang terus berkurang, dengan amal yang tersimpan, dalam kematian yang akan tiba-tiba datang." (Ibnu Mas'ud r.a.) Alangkah luas dunia ini, tempat setiap kita bisa menjalani hidup dan memilih -dengan sadar- arah dan tujuan hidup kita. Tetapi segalanya tidak berakhir disini. Tapi di sana, di akhirat kelak. Saat kita akan ditanya, apa yang telah kita persembahkan untuk kehidupan yang abadi itu?
Menjadi hidup memang takdir, tetapi menjalani hidup secara baik adalah pilihan. Sebab toh kita akan pergi, meninggalkan dunia ini. Tak ada yang menolak kepastian akan kematian. Tetapi menjadi sadar sepanjang waktu tidaklah mudah. Yang dengan kesadaran itu kita membekali diri dengan sebaik-baiknya. Betapa kesadaran itu tidak mudah. Ia harus terus diasah dan ditegaskan.
Mengetahui kematian saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kesadaran apa yang bisa dibangun dari pengetahuan itu. Lalu dari kesadaran itu apa yang akan kita lakukan? Apa yang akan kita jawab, pada hari hisab, pada saat kita ditanya? Sebab ditanya itu pasti. Tapi bagaimana dan dengan apa menjawabnya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RAHMAH EL YUNUSIYAH ; Syaikhah Dunia Pendidikan Perempuan

  Negeri Minangkabau terkenal telah melahirkan begitu banyak  tokoh utama di negeri ini, baik alim ulama maupun para cendekia. Tidak hanya hanya kaum pria yang menonjol, tapi juga kaum wanitanya.  Salah satu tokoh perempuan hebat dari negeri ini adalah Rahmah El-Yunusiyah. Tidak diragukan lagi Rahmah el-Yunusiyah adalah salah satu tokoh wanita hebat yang dimiliki negeri ini. Meskipun tidak diangkat sebagai salah satu pahlawan nasional, tetapi beliau menorehkan sejarah hidupnya denga tinta emas. Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang yang tetap eksis hingga hari ini merupakan  salah satu bukti perjuangannya. Bahkan beliau adalah perempuan pertama yang mendapat gelar Syaikhah dari Universitas Al-Azhar Mesir. Penganugerahan gelar syaikhah yang diberikan pada tahun 1957 ini dimaksudkan untuk menghormati jasa-jasa beliau dalam bidang pendidikan kaum perempuan. Rahmah El-Yunusiyah dilahirkan pada hari Jumat 20 Desember 1900 di Bukit Surungan, Padang Panjang, Su...

Bila Usiaku 40 Tahun

Usia Istimewa ?             Mengapa usia 40 tahun dianggap istimewa? Banyak contoh peristiwa penting di dunia yang berhubungan dengan usia 40 sehingga menjadikannya usia istimewa. Dahulu orang-orang Quraisy jahiliyah tidak akan memasukkan seorangpun ke dalam Darun Nadwah (Tempat Musyawarah) sebelum mencapai usia 40 tahun, kecuali Hakim bin Hizam. I a dii z inkan masuk ketika berusia 15 tahun disebabkan kecerdasan akal serta kecerdikannya. Nabi Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wasallam diangkat menjadi Nabi dan Rasul ketika ia berusia 40 tahun. Begitu juga dengan dengan nabi-nabi yang lain.  Sementara dalam sebuah catatan sejarah disebutkan bahwa salah satu suku di China akan mematuhi rajany a, jika raja tersebut sudah mencapai usia 40 tahun. Di dalam ilmu kedokteran, seseorang sebaiknya bersiap-siap menghadapi banyak masalah kesehatan saat memasuki usia 40 tahun karena banyak penyakit kronis yang biasanya datang mengham...

Nasihat Kehidupan

Janganlah tertipu dengan elok dan indahnya dunia, karena esok atau lusa kematian pasti akan memisahkan kita darinya. Kapanpun dan dimanapun kita berada tanpa mengenal waktu dan usia. Sebagaimana yang Allah firmankan : “ Katakanlah sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, sesungguhnya kematian tersebut pasti akan menemuimu” .(QS Al Jumuah: 8)   Dunia yang begitu manis dan indah hanyalah tempat persinggahan sementara, dibelakang sana akan ada kehidupan yang nyata yaitu kehidupan akhirat. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan perumpamaan bahwa dunia ini seperti setetes air yang melekat di jari, sedangkan akhirat merupakan samudera yang sangat luas. Suatu ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berjalan melewati pasar sementara banyak orang berada di dekat Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Beliau berjalan melewati bangkai anak kambing jantan yang kedua telinganya kecil. Sambil memegang telinganya Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “S...